Root/Rooting secara sederhana adalah memberikan hak akses lebih ke sistem yang lebih penting dan sensitif. Root biasanya di lakukan oleh orang-orang yang sudah paham tentang sistem sebuah OS (sistem operasi).
Seseorang melakukan Root pada Android mereka biasanya untuk melakukan modifikasi pada script-script yang ada di dalam operasi itu. Biasanya untuk menambah performa Android, menjaga kestabilan kinerja, bahkan sampai yang paling ekstrim yaitu overclocking, dan melakukan tweak lainnya.
Apakah ada Keuntungan dan Kerugiannya?
Tentu saja ada, setiap tindakan pasti ada sebab akibatnya. Ada Rugi ada untung. Namun, menurut saya kerugian ini tidak perlu di khawatirkan. Sebab banyak keuntungan yang bisa kamu dapatkan dari root Android.
Kerugian:
- Yang pasti akan kehilangan garansi
- Terkena virus dan malware, tapi hal ini bisa diatasi dengan menginstal antivirus yang akan mencegah malware dan virus masuk ke sistem Android kamu.
- Bisa ngehang, jika kamu salah mengutak-atik script dan sistemnya maka Android kamu bisa mengalami hang (tidak bisa di apa-apakan)
Keuntungan:
- Performa Android kamu akan bertambah
- Kamu bisa melakukan modifikasi sesuka hati
- Bisa melakukan tweaking, overclocking, custom ROM, menambah virtual RAM
- dan masih banyak lagi
Kamu sudah tahu keuntungan dan kerugian rooting, sekarang kamu bisa melakukan root dengan Aplikasi. Kalau dulu menggunakan file yang bernama update.zip yang harus di instal melalui CWM (ClockworkMod).
Berikut 2 Aplikasi Root Android:
1. FramaRoot
FramaRoot merupakan aplikasi rooting terkenal yang sering di pakai orang untuk menjebol robot hijaunya. Karena kehebatan FramaRoot yang bisa support di semua smartphone, seperti samsung, Asus, Nexus, LG, Huawei, Lenovo, dan masih banyak lagi. Kamu bisa menuju ke link ini untuk melihat semua device yang mendukung FramaRoot, forum.xda-developers.com.
Cara Menggunakan FramaRoot:
- Download lalu instal FramaRoot
- Buka Apps FramaRoot
- Pilih antara Superuser/SuperSU
- Klik Aragorn/Gandalf
Jika sudah tunggu sampai muncul tulisan “Superuser and su binary installed. You have to reboot your device“. Artinya, perangkat kamu sudah di-root dan harus me-restart smartphone kamu.
Jika kamu sudah bosan dan ingin Android kamu kembali seperti semula yaitu tidak di root (unroot). FramaRoot juga bisa melakukan unroot. Caranya dengan memilih unroot diantara pilihan Superuser/SuperSU.
2. Towelroot
Towelroot merupakan sebuah aplikasi root Android buatan George Hotz (geohot). Aplikasi ini juga tidak kalah hebat dengan FramaRoot. Towelroot juga bisa melakukan root di semua device Android.
Cara Menggunakan Towelroot:
- Download dan Instal Towelroot
- Buka Apps-nya, kemudian klik make it rain untuk mulai melakukan root
- Lalu tunggu sampai semua proses selesai
Jika semua proses sudah selesai, itu artinya Android kamu sudah di root.
Sekarang kamu bisa melakukan modifikasi sesuka hatimu. Bisa menambahkan script tweaking, modifikasi tampilan, menambah performa, dan masih banyak lagi.
Namun, untuk hal pertama yang harus kamu lakukan adalah menginstal aplikasi Antivirus supaya tidak ada virus dan malware masuk ke sistem Android kamu.
Baca juga: 2 Aplikasi Mempercepat SD Card untuk Android
